Sunday, October 5, 2014

SOK PUITIS

aku mencintaimu bukan karena aku merasa pantas bersanding denganmu, tapi hanya karena aku sama seperti orang lain yang akan jatuh cinta ketika melhatmu, bedanya aku terlarut dalam peras2n ini, dan payahnya diriku yang tak mampu to mengungkapkanya dan menghilangkanya, hingga aku terpaku hanya padamu sendiri dan tak lagi memandang yang lain

Friday, October 3, 2014

PILKADA LANGSUNG DEMOKRASI PANCASILA ATAU DEMOKRASILA LIBERAL


ABU RIZAL BAKRIE : PILKADA LANGSUNG ADALAH DEMOKRASI LIBERAL

Satu lagi pendapat dari Koalisi Merah Putih ARB yang menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar. ARB berpendapat bahwa Pilkada yang dipilih langsung adalah Demokrasi Liberal sedangkan Negara kita (indonesia) mempunyai Demokrasi sendiri yaitu Demokrasi Pancasila yang terdapat 5 Sila, maka sudah sepatutnyalah kita mengembalikan Demokrasi yang sudah memasuki Demokrasi Liberal kepada Demokrasi Pancasila yang tentang Pilkada sendiri terdapat gambarannya pada sila ke-4 "kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan".

Menurut saya terdapat kekeliruan oleh ARB dalam hal ini, tentang Pancasila (lebih tepatnya butir pengamalannya) dan Demokrasi Liberal serta Demokrasi Pancasila. Tak hanya ARB saja yang salah dalam mengartikan 2 hal di atas, banyak lagi diluaran sana orang yang salah dalam mengartikannya, bahkan parahnya banyak juga yang tidak mengetahui maknanya tapi sok tau dan sok paham dan setelah bergulirnya Pilkada Tak Langsung hal ini pun dikait-kaitkan, dengan pengaitan yang tidak relevan, memakai istilah yang tak berkaitan dan menafsirkan UUD serta Pancasila untuk mencari sandaran sebuah alasan untuk menguatkan opsi yang diinginkannya yang tentunya akan menguntungkannya.

Jadi tujuan saya membuat artikel kali ini akan membahas 2 hal diatas agar tak terjadi lagi kesalah pahaman dan juga menolak alasan-alasan mereka yang mengaitkannya Pilkada serta memberikan anda sedikit gambaran untuk menilai sendiri pendapat orang atau kelompok yang menginginkan Pilkada tak langsung dengan alasan Pancasila, Demokrasi Liberal dan Demokrasi Pancasila.

ALASAN PANCASILA

Pancasila adalah ideologi dasar bangsa Indonesia, merupakan rumuslan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyatnya. Sendi utama penyusun Pancasila ada 5 yaitu : Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, dan tercantum pada paragraf ke-4 Preambule (Pembukaan) Undang-undang Dasar 1945.
5 sendi utama itu adalah garis besar secara umum untuk mengetahui lebih lanjutnya kita berpedoman kepada butiran-butirannya yang telah tertuang pada ketetapan MPR no. II/MPR/1978 tentang Ekaprasetia Pancakarsa menjabarkan kelima asas dalam Pancasila menjadi 36 butir pengamalan sebagai pedoman praktis bagi pelaksanaan Pancasila. Dan untuk lebih praktis untuk menuju pembahasan kali ini kita akan memberikan butiran-butiran sila ke-4 saja karena sila inilah yang dianggap berkenaan dengan Pilkada tak langsung. Butiran sila ke-4 yang terdapat pada TAP MPR no. II/MPR/1978 adalah : Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan

  1. Mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat.
  2. Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.
  3. Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
  4. Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi semangat kekeluargaan.
  5. Dengan itikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil musyawarah.
  6. Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.
  7. Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggung jawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia serta nilai-nilai kebenaran dan keadilan.

Ketetapan ini kemudian dicabut dengan Tap MPR no. I/MPR/2003 dengan 45 butir Pancasila.

Sila keempat

  1. Sebagai warga negara dan warga masyarakat, setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama.
  2. Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain.
  3. Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
  4. Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan.
  5. Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah.
  6. Dengan iktikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah.
  7. Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
  8. Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.
  9. Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama.
  10. Memberikan kepercayaan kepada wakil-wakil yang dipercayai untuk melaksanakan pemusyawaratan.

Dari butiran ini sudah terlihat dan bisa kita nilai sendiri bahwa sila ke-4 ini lebih mengarah kepada KRITERIA PEMIMPIN YANG BIJAKSANA, yang dalam mengambil keputusan harus melakukan musyawarah kepada rakyat, yang dalam hal ini sudah ada wakil-wakilnya yang dipercayai untuk melakukan permusyawaratan (butir 10), selain itu juga, dalam musyawarah itu yang diutamakan adalah kepentingan bersama diliputi oleh semangat kekeluargaan bukan kepentingan pribadi ataupun golongan (butir 3, 4 & 7), jadi semestinya pemimpin dan wakil rakyat itu harus mengetahui apa kemauan masyarakat yang telah memilihnya agar tercapai musyawarah yang mengutamakan kepentingan bersama, bukan musyawarah yang berdasarkan arahan partai yang mengusungnya, musyawarah harus diliputi oleh semangat kekeluargaan, bukan semangat bersaing untuk menjatuhkan opsi pihak lain. Setiap warga negara Indonesia memiliki hak dan kewajiban yang sama dan tidak boleh memaksakan kehendak orang lain / saling merampas hak (butir 1 & 2) dan pilkada yang dipilih oleh DPRD adalah perampasan hak rakyat yang sangat nyata dan memaksakan pilihan Koalisinya agar diterima oleh Koalisi atau wakil yang lain ini sangat bertentangan denagan 2 butir pancasila yang ada di sila ke-4.

Sudah sangat terpatahkan orang menyetujui Pilkada tak langsung dengan alasan bertentangan dengan zas pancasila, sebaliknya yang terjadi PILKADA LANGSUNG LAH YANG BERTENTANGAN DENGAN AZAS PANCASILA.

ALASAN ANTARA DEMOKRASI LIBERAL DAN DEMOKRASI PANCASILA

Agar lebih mudah dalam memahami 2 sitem demokrasi ini, saya akan memberikan penjelasan sedikit tentang keduanya secara terpisah

DEMOKRASI LIBERAL

Demokrasi liberal adalah suatu sistem politik yang menghargai serta melindungi setiap hak individu dari kekuasaan pemerintah. Dalam sistem demokrasi liberal, keputusan pemerintah akan dipengaruhi oleh suara kamu mayoritas. Hal ini diharapkan agar keputusan tersebut tidak bertentangan dengan hak-hak dan kemerdekaan individu dalam negara tersebut.

Ciri-ciri demokrasi liberal yang dianut beberapa negara

·       Negara yang menganut sistem demokrasi liberal pasti mempunyai kaum mayoritas dan minoritas.
Di masyarakat Indonesia dikenal dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika, tak menampik juga bahwa masyarakat Indonesia memiliki kaum mayoritas dan minoritas, tapi walaupun begitu untuk pemberian hak dan kewajiban sendiri semua masyarakat Indonesia mempunyai hak dan kewajiban yang sama tanpa memandang kaum mayoritas ataupun minoritas, dan ini masih bertahan sampai sekarang. Walaupun begitu, berbeda jika hal ini dilihat dari sisi DPR atau Partai, disini ada dua posisi yaitu Oposisi dan Koalisi, posisi ini terjadi karena pada saat Pemilu lebih tepatnya terjadi pada Pilpres, mereka tergabung dalam kelompok yang berbeda untuk bersaing, dari hasil persaingan itu yang kalah biasanya menjadi pihak oposisi (jika Partainya tidak menjadi kutu loncat) dan pihak yang menang dinamakan pihak koalisi. Disinilah bisa terlihat pihak Mayoritas dan minoritas, pihak mayoritas yaitu pihak yang mendapatkan dukungan partai yang mendapatkan Kursi DPR terbanyak, dan pihak minoritas adalah sebaliknya. Kedua kelompok ini sebenarnya bisa berjalan bersama jika tujuan mereka berpolitik memang untuk mengutamakan kepentingan rakyat diatas kepentingan pribadi dan kelompok,  melupakan kekalahan yang telah terjadi serta mendukung penuh pemerintahan yang ada bukan malah sebaliknya.

·       Kaum mayoritas akan mendominasi pemerintahan dan punya kontrol penuh terhadap keputusan dan kebijakan yang dibuat oleh pemerintah
Para DPR bisa membentuk kelompok untuk mendominasi, mengontrol dan mempengaruhi keputusan dan kebijakan yang akan dibuat oleh pemerintah karena jika dalam musyawarah atau sidang tidak menemukan titik temu maka jalan keluarnya adalah voting pilihan terbanyak yang akan disahkan, pada pemerintahan sekarang hal ini sudah terjadi, kelompok itu sudah terbentuk dan sudah melakukan aksinya yang mengatur pemerintahan sesuai keinginannya.

·       Pendapat minoritas biasanya tidak didengar, namun mereka diperbolehkan untuk tetap memperjuangkan haknya
Kelompok minoritas yang terdapat di DPR tidak bisa berkutik ini sama saja pendapat mereka tidak didengar walaupun mereka sudah smaksimal mungkin memperjuangkan pilihannya.

·       Negara yang menganut sistem demokrasi liberal benar-benar menjunjung tinggi kebebasan setiap individu yang tergabung dalam kaum mayoritas.  Dengan kata lain, kepentingan mayoritas selalu diutamakan
Hak dan kewajiban memang tidak berubah, tapi kelompok mayoritas bisa merubahnya sendiri dengan kekuatan kelompoknya dalam mengambil setiap kebijakan dan keputusan, dan pastinya mereka akan mengutamakan orang-orang atau partai-partai yang tergabung dengan kelompoknya.

DEMOKRSI PANCASILA

Indonesia adalah negara penganut Demokrasi, tapi berbeda dengan negara-negara lain Indonesia mempunya sistem demokrasi tersendiri yaitu Demokrasi Pancasila.Demokrasi Pancasila merupakan demokrasi konstitusional dengan mekanisme kedaulatan rakyat dalam penyelenggaraan negara dan penyelengaraan pemerintahan berdasarkan konstitusi yaitu Undang-undang Dasar 1945. Sebagai demokrasi pancasila terikat dengan UUD 1945 dan pelaksanaannya harus sesuai dengan UUD 1945

Demokrasi Pancasila mempunyai ciri-ciri, prinsip pokok, sendi pokok dan fungsi tersendiri. Pada pembahasan ini hanya akan dibahas soal ciri-cirinya saja untuk menjelaskan perbedaannya dengan Demokrasi Liberal.

Ciri-ciri Demokrasi Pancasila
Pemerintah dijalankan berdasarkan konstitusi
konstitusi adalah Norma sistem politik dan hukum yang berbentuk dokumen tertulis, di Indonesia dikenal dengan UUD 1945 dan salah satu yang harus termuat dalam konstitusi yaitu Pancasila penjelasannya sudah ada di atas.

·       Adanya pemilu secara berkesinambungan
yaitu pemilu yang dilakukan dengan berkelanjutan ketika masa pemilu sebelumnya sudah habis maka dilakukan pemilu lagi.
·       Adanya peran-peran kelompok kepentingan
Kelompok kepentingan atau kelompok advokasi atau kelompok lobi adalah suatu perkumpulan (bisa berbentuk lembaga swadaya masyarakat) yang bertujuan untuk mempengaruhi keputusan politik, mencoba untuk meyakinkan para pejabat publik untuk bertindak sesuai dengan suara atau kepentingan anggota kelompoknya.
·       Adanya penghargaan HAM serta perlindungan hak minoritas.
HAM dan hak minoritas memang masih diakui tapi ketika pihak mayoritas sudah bertindak sesuai kemauannya hal ini menjadi tak berarti.
·       Demokrasi Pancasila merupakan kompetisi berbagai ide dan cara untuk menyelesaikan masalah.
Sudah sangat jelaskan yang disaingkan itu adalah ide bukan kepentingan kelompok.
·       Ide-ide yang paling baik akan diterima, bukan berdasarkan suara terbanyak.
Ini tambah memperjelas lagi bahwa suara terbanyak itu tak akan berarti jika ide yang dikeluarkannya buruk atau bertentangan dengan dasar Negara, ini sudah sangat jelas keluar dari ciri-ciri demokrasi pancasila.

Selain mempunyai ciri-ciri tersendiri ada juga pengaturan tentang prinsip pokok dan fungsi tersendiri. Salah satu  fungsi pokok pancasila adalah Menjamin adanya keikutsertaan rakyat dalam kehidupan bernegara, dan salah satu contoh keikutsertaan rakyat dalam bernegara itu dapat dicontohkan pada Pemilu, rakyat mempunyai hak untuk melakukan pemilu dan Pilkada, maka untuk pilkada yang dilakukan oleh DPRD itu sudah termasuk perampasan hak rakyat.

SUDAH SANGAT JELASKAN YANG MANA SEBENARNYA YANG KELUAR DARI DEMOKRASI PANCASILA DAN SUDAH MEMASUKI DEMOKRASI LIBERAL, SERTA YANG MANA YANG MASIH MEMPERTAHANKAN DEMOKRASI PANCASILA ANTARA PILKADA LANGSUNG DAN PILKADA YANG DIPILIH OLEH DPRD.

Sungguh sangat ironis semua ini, mengingat mereka yang mengusulkan agar Pilkada dipilh oleh DPRD termasuk orang yang diharapkan bisa bersatu dan menyumbang untuk memajukan negara ini, orang yang dulunya diharapkan oleh sebagian orang agar bisa memimpin negeri ini untuk menitipkan kelangsungan dan kemajuannnya, tapi ternyata mereka tak cukup dewasa dalam menerima kekalahan, mereka tak mempersiapkan keteguhan hati ketika dulu berniat terjun ke politik, sehingga semua halpun dikerahkan untuk tetap berkuasa dan bisa mengatur negara, disegani oleh banyak orang dan tetap dianggap sebagai partai yang besar yang takkan bisa dikalahkan. Semua ini lagi-lagi muncul kecurigaan, mungkinkah ini semua dilakukan karena DENDAM KEKALAHAN PILPRES???

Wallahua'lam bishoaf.

Semoga tulisanku ini bisa membuka pikiran anda tentang alasan-alasan Pilkada tak langsung yang disampaikan oleh pencetus ide itu, mohon kritik dan saran jika terdapat kekeliruan agar kita bisa sama-sama belajar, dan dimohonkan agar kritikannya bersifat diskusi karena saya sangat senang dengan diskusi, dengan diskusi kita bisa saling berbagi pendapat.

DAFTAR PUSTAKA DIOLAH DARI BERBAGAI SUMBER WIKIPEDIA.

Sunday, September 28, 2014

AMIEN RAIS PENGKHIANAT DEMOKRASI

FENOMENA AMIEN RAIS PENYESALAN DAN SUJUD SYUKUR

Masih dari pihak Koalisi Merah Putih (KMP), Amien Rais adalah pendiri partai PAN, memegang jabatan sebagai Ketua Umum dari sejak berdri 1998 sampai tahun 2005, sekarang menjabat sebagai Ketua Majelis Pertimbangan. Dari partainya inilah ia pernah menjabat sebagai ketua MPR periode 1999 – 2004. Namanya mulai mencuat pada akhir masa jabatan Soeharto karena dianggap salah satu pahlawan Reformasi, seseorang yang berjasa dan telah berhasil menggulingkan kekuasaan pada masa itu.

Dalam hal Pilkada Amien Rais adalah salah satu orang yang setuju pemilihan Kepala Daerah yang mulanya dipilih oleh DPRD dialihkan atau diubah menajadi Pilkada Langsung (dipilih langsung oleh rakyat) pada tahun 2004 dan baru dimulai pada bulan Juni 2005, sosok ini dulunya adalah salah satu sosok yang dibanggakan dan dicintai oleh banyak orang, karena jasa-jasanya dan jabatan yang pernah dia pegang, tapi semua itu sepertinya akan berangsur-angsur luntur setelah Fenomenalnya yang masih hangat dibicarakan tentang “PENYESALAN DAN SUJUD SYUKURNYA”.

PENYESALAN 

Amien Rais merasa menyesal karena dulu setuju dengan Pilkada Langsung, dulunya dia meyakini bahwa pilkada langsung dapat memberantas kecurangan politik seperti Money Politic sebagai jalan pintas untuk memperbanyak suara, karena banyaknya masyarakat dianggap tidak memungkinkan untuk melakukan itu.

Amien pun,melihat proses pelaksanaan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2014 yang berlangsungbeberap waktu lalu, sangat kental dengan politik uang guna mecapai tujuannyasebagai pemenang. "Pilpres pun politik uang berbicara sangatlantang," cetusnya.

Tapi kalau mau dipikir-pikir bukankah pemilihan lewat DPRD yang lebih besar peluang money poloitik, karena jutaan orang saja bisa di imingi dengan uang kenapa tidak kalau hanya untuk segelintir orang?, prosesnyapun panjang walaupun cukup memastikan bisa terpilih, tapi semua prosesnya ini semuanya berpeluang money politic. Pertama meyakinkan kepada partai untuk agar memilihnya sebagai wakil dari partainya mungkin juga disini tidak hanya Ketuanya saja tapi anggotanya juga, bukan juga 1 partai tapi biasanya partainya bersifat gabuangan semuanya harus diyakinkan semua. Kedua melobi para anggota DPRD yang pastinya kalau mereka mau mereka akan meminta nominal yang tak sedikit, anggota yang harus digaetpun harus banyak dan hasilnya uang yang haris dikeluarkan.,.,.,,., Wooooowwww pantastis. selesaikah ini??? belum, masih ada yang ketiga setelah terpilih agar perjalanannya lancar tentang pengaturan, kebijakan, dan laporan harus diberi pelicin lagi, dan pelicin ini akan berjalan selama 5 tahun. SO CUKUP MEYAKINKAH MEREKA YANG DIPILH OLEH DPRD, YANG MANAKAH YANG LEBIH BERPELUANG UNTUK MENGHASIKAN PEMIMPIN DARI HASIL KECURANGAN. SILAHKAN PIKIRKAN SENDIRI PENILAIAN ANDA JANGAN SALAH DALAM MENILAI ATAUPUN MENYESAL, SIAPA TAHU YANG ANDA SESALKAN LEBIH BAIK DARI YANG ANDA PIKIRKAN SEKARANG.

SUJUD SYUKUR

Ketukan palu yang menetapkan bahwa Pilkada dikembalikan lagi dipilh oleh DPRD, setelah rapat yang terbilang alot hingga selesai sampai pagi, dan karena tak menemui titik temu setelah rapat panjang digelar, diputuskanlah untuk melakukan voting yang akhirnya dimenangkanlah oleh pihak yang setuju dengan Pilkada Tak Langsung.

Banyak fenomena yang muncul setelah ketukan palu ini, salah satunya adalah sujud syukurnya Amien Rais yang merasa menang dengan pilihan Koalisinya dan pilihannya sendiri yang mengharapkan Pilkada dikembalikan kepada DPRD, hal ini sungguh sangat fenomenal mengingat dia adalah orang yang dianggap sebagai pahlawan reformasi dan juga ikut berjasa menyetujui perubahan pilkada yang dulu pernah dipilih oleh Presiden dan diganti menjadi dipilih oleh DPRD pada tahun 1999 dan berganti lagi menjadi Pilkada langsung pada tahun 2004 dan mulai berlaku pada bulan juni 2005, dan dari berbagai perubahan yang maju dalam bidang demokrasi ini, tidak lepas dari usahanya Amien Rais yang juga ikut memperjuangkan kemajuan demokrasi ini, sehingga dari awal dia berjuang merobohkan kekuasaan Soeharto, dia sudah dianggap sebagai pahlawan Reformasi.
Tapi cerita itu sudah berakhir, semua penilaian positif tentangnya dulu kini sudah menjadi negatif setelah sikap, pendapat, dan tindakannya terhadap disahkannya UU Pilkada yang dipilih oleh DPRD, rakyat banyak yang kecewa dengan semua itu, sekarang rakyat berpaling tidak menyukainya malah ada juga yang membencinya. Hal ini sangat disayangkan dan disesalkan mengingat jasa-jasa nya yang sudah memperjuangkan era Reformasi, dan meningkatkan qualitas demokrasi yang dulunya dipegang oleh tangan presiden beralih mejadi hak DPRD dan meningkat pula sudah menjadi hak semua rakyat. 

Setelah perjalanan panjang peningkatan demokrasi ini, sudah sepatutnyalah rakyat berbangga dengan mereka-mereka yang ikut memperjuangkannya termasuk Amien Rais, kini hak itu sudah dirampas lagi menjadi hak DPRD yang patuh kepada arahan partai bukan arahan rakyat yang telah berjasa memilihnya, rakyat sangat kecewa dan merasa telah dikhianati. Kekecewaan ini semakin besar karena orang yang mengambil haknya itu adalah orang yang dulunya memperjuangkannya, Penilaian-penilainya yang terdahulu ternyata salah besar, orang yang dulunya di banggakan kini telah mengecewakan,, sungguh sangat fenomenal kejadian ini dan tidak pernah disangka-sangka sebelumnya.

Sekarang mau dibawah kemanakah negara ini setelah mengalami kemunduran demokrasi, apakah kita akan merasakan kembali pahitnya zaman orde baru, ataukah ada orde yang lain lagi yang disiapkan??? Semua ini terlalu kentara dengan kehausan kekuasaan, koalisi partai-partai yang dulu selalu ada dikubu pemenang kini harus menelan pil pahit kekalahan. PAN, GOLKAR, PPP dan PKS yang selalu berada pada pihak pemenang (Koalisi Partai Demokrat) kini pertama kalinya berada di pihak koalisi yang kalah dalam Pilpres, mereka tak bisa, lebih tepatnya tak mau berinterkasi menjadi koalisi yang kalah setelah dulu selalu berada di koalisi yang memegang kekuasaan. Segala carapun dilakukan untuk memgang kekuasaan, hingga tercetuslah ide untuk merubah Pilkada Langsung menjadi dipilih oleh DPRD, karena dengan begini Big Koalisinya menjadi lebih berarti, mereka berpeluang menguasainya 31 provinsi yang ada di Indonesia, mereka memang kurang beruntung untuk memegang kekuasaan RI 1 tapi hampir semua kepala daerah ditangannya, sehingga mereka juga bisa mengontrol negara ini dengan semau mereka. SUNGGU TRAGIS DAN SANGAT TRAGIS, HAL APAKAH LAGI YANG AKAN DIRUBAH SETELAH INI,,,??? KITA TUNGGU SAJA, AKU YAKIN MEREKA BELUM AKAN PUAS DENGAN HAL INI SAJA.

Saturday, September 27, 2014

ADILKAH UU PILKADA OLEH DPRD

Hidayat Nur Wahid : DPRD ADALAH HASIL PILIHAN DARI RAKYAT, MAKA SUDAH SEPANTASNYALAH KEPALA DAERAH YANG AKAN MEMIMPIN RAKYAT DIPILIH OLEH DPRD SEBAGAI WAKIL RAKYAT BAGAIMANA KAMI SEBAGAI RAKYAT YANG MEMILIH ORANG YANG GAGAL DALAM PERTARUNGAN DPRD?? 
Kami semua memang sudah diberikan kesempatan untuk memilih wakil kami (DPRD), tapi orang yang kami pilih terbatas yang bisa maju ke kursi itu, sangat banyak juga dari kami yang pilihannya gagal, alangkah tak adilnya jika kami sudah tak berhak lagi untuk memilih pemimpin daerah kami, ini sama saja jika kami pupus dalam pilihan DPRD jadi kami pupus juga untuk memilih kepala daerah kami, dan dari kami juga banyak yang berhalangan pada saat pemilihan DPRD kemaren, halangan kami ini juga berarti berhalangan untuk memilih wakil kami untuk memilih pemimpin kami. Selain itu juga Kami memang sudah memilih DPRD sebagai wakil kami untuk pengaturan, pengawasan dan lain sebagainya tentang daerah kami yang tentunya untuk semua hak dan kewajibannya itu harus bekerja sama dengan Kepala Daerah, jadi, untuk Kepala Daerah kami tak mau dirampas hak kami ini, kami ingin memilih Kepala Daerah sendiri, kami ingin mencari sosok yang benar-benar kami yakin bisa memimpin daerah kami, orang yang berbeda bukan sosok yang di inginkan DPRD. Karena terlalu mencurigakan jika orang yang akan memimpin, mengatur anggaran dan melaksanakan semua tugas yang berkenaan dengan daerah pimpinannya, dipilih oleh orang-orang yang akan melakukan pengawasan terhadap Kepala Daerah, disini semuanya bisa saja terjadi, pengaturan anggaran yang di buat-buat yang bisa mnguntungkan kedua belah pihak, pengawasan yang tak terlalu ketat bisa saja penyelewangan tugas oleh Kepala Daerah dibiarkan saja karena bisa memalukan dirinya sendiri yang tak becus memilih pemimpin yang benar, dan banyak lagi kerja sama yang bisa saja terjadi karena kedua belah pihak ini satu iktan koalisi partai yang mendukung dan pastinya satu sama lain tak ingin mempermalukan partainya sendiri, kalau bisa sama- sama untung kenapa harus buntung???

 DI DPRD KAMI MEMILIH SOSOK YANG AKAN MEWAKILI KAMI, BUKAN PARTAI YANG AKAN MEWAKILI KAMI Pada saat pemilihan DPRD kemarin, kami memang tak menampik ada orang diantara kami yang tergoda dengan politik uang, dan ada juga yang tergoda dengan slogan partai yang penuh politik, tapi jangan lupakan golongan kami yang memilih wakil kami dari sosok yang di yakininya, bukan karena dari partainya bukan juga karena uang yang diberikannya tapi kami memang benar-benar mencari sosok yang bisa kami andalkan untuk mewakili kami, sedangkan undang-undang yang mengatur Kepala Daerah dipilih oleh DPRD hanya memandang 1 golongan kami saja yang memilih wakilnya karena tergoda slogan politik partai yang menggiurkan, untuk golongan lainnya di abaikan saja padahal hak kami sebagai rakyat adalah sama, mengapa kami bilang begitu?? Karena semua partai telah mewajibkan setiap fraksinya untuk mematuhi arahan partainya, tak di izinkan sedikitpun untuk menyimpang atau memiliki opsi lain, kalau tidak akan di pecat dari partainya dan ini akan berpengaruh terhadap karirnya kedepan, pastinya semua DPRD akan berpikir panjang untuk menyimpang atau memilih opsi lain. Jadi dari sini sudah terlihat bahwa keputusan DPRD tergantung keputusan Partai pendukungnya.

PADA SAAT PILPRES KEMAREN KOALISI MERAH PUTIH TIDAK SETUJU DENGAN SISTEM NOKEN YANG ADA DI PAPUA (HIDAYAT NUR WAHID = PKS = KMP) Apa hubungannya dengan noken?? Ini memang tak berhubungan secara langsung tapi hubungannya lebih ke arah sistem keduanya yang hampir sama tapi walaupun hampir sama tetaplah berbeda, pastinya ada yang lebih baik di antara kedua ini, dan menurutku diantara kedua sistem ini lebih baik sistem noken, mengapa??? Ini alasannya

SISTEM NOKEN PAPUA : adalah sistem dimana pemilihan ditentukan oleh kepala suku masing-masing tempat, tapi penentuan kepal suku ini setelah dia berunding dengan anggota sukunya yang lain untuk memperoleh kesepakatan bersama menentukan siapa yang harus dipilih pada saat pemilihan berlangsung. Yang terpenting pada sistem ini kepala suku tidak memutuskan pilihannya sendiri tapi berdasarkan musyawarah bersama atau otoritas kepala suku yang merupakan representasi masyarakat, “Dalam sistem kebudayaan masyarakat Papua, kata Aswanto, pengambilan keputusan dilakukan dengan sistem noken atau ikat. Di dalam tradisi masyarakat Papua untuk mengambil keputusan biasanya dalam rapat atau musyawarah yang melibatkan masyarakat keseluruhan atau orang-orang tertentu. Mekanisme noken atau ikat dapat berdasarkan musyawarah bersama atau otoritas kepala suku yang merupakan representasi keputusan masyarakat”

sehingga masyarakat disini walaupun secara tak langsung juga ikut terlibat dalam keputusan kepala sukunya tanpa ada tekanan seperti pemilihan yang dilakukan DPRD yang harus mematuhi arahan Partai pengusungnya.

 UNDANG-UNDANG PILKADA : pemilihan kepala daerah diserahkan kepada DPRD sebagai wakil rakyat, tapi DPRD tak mempunyai hak pribadi untuk menentukan pilihannya karena harus mengikuti arahan Partai yang mendukungnya, ini bisa dikatakan peraturan yang sudah ditetapkan oleh setiap partai, jadi DPRD tak diberi kesempatan untuk memilih opsi lain dan juga tak akan pernah ada musyawarah kepada masyarakat yang telah memilihnya, padahal yang akan dipimpin itu adalah masyarakat yang telah dipimpinnya tapi masyarakat disini tidak dilibatkan sama sekali. Sudah terlihatkan sistem Noken yang dulu ditolak oleh KMP lebih baik dari usulannya untuk menjadikan pemilihan Kepala Daerah dipilih oleh DPRD, setidaknya masyarakat setempat masih dilibatkan untuk musyawarah atas keputusan yang akan dipilih sedangkan DPRD mengikuti arahan Partai yang mengusungnya. Jadi apa alasan mereka tak menyukai sistem Noken tapi mereka malah memberikan usulan yang lebih buruk dari sistem yang tidak disukainya, hal ini menimbulkan kecurigaan tersendiri mungkinkah ini adalah ketidakpuasan dan bentuk balas dendam mereka terhadap kekalahan PilPres yang baru saja diselenggarakan yang mana Big Koalisi dikalahkan oleh koalisi yang ramping atau mungkinkah mereka memang sekumpulan partai yang haus akan kekuasaan?? Karena dari 34 Provinsi 31 diantaranya dikuasai oleh KMP, ini bisa dipastikan 31 ini berada ditangan mereka jadi mereka sudah menguasai kekuasan 31 Provinsi tersebut, kalau tidak kesemuanya terus apa alasan mereka terhadap hal ini???

 Ini hanya sedikit pendapatku mungkin masih banyak pendapat-pendapat yang lebih brilian di luar sana yang mungkin bisa diterima ataupun tidak, karena perbedaan itu sudah sangat biasa tiap kepala mempunyai pemikiran masing-masing yang tak mungkin semuanya sama dan sejalan. Saya mohon maaf jika tulisan saya ini masih sangat banyak kekurangan karena saya ingin terus belajar dan saya manusia biasa yang tentunya tak akan pernah sempurna, jadi maafkanlah jika ada kata-kata yang salah ataupun kata-kata yang menyinggung para pembaca, mohon arahan dan komentarnya untuk saya agar bisa terus belajar dan memperbaiki tulisan-tulisanku yang akan datang.

Terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca, jangan lupa kritik dan saran dalam penulisan yang masih sangat biasa ini untuk pembelajaranku kedepannya. Tulisan berikutnya saya berencana untuk memberikan komentar dan pendapat orang lain yang juga menyetujui UU Pilkada oleh DPRD.

NB : komentar dan tulisanku ini bukan ditujukan khusus untuk Komentar Hidayat Nur Wahid saja, tapi lebih di arahkan kepada semua yang setuju dengan UU Pilkada oleh DPRD, dan bukan berarti juga tulisan ini dikarenakan saya benci atau tidak menyukai sosok Hidayat Nur Wahid, tapi saya hanya bermaksud untuk memberikan pendapat tersendiri tentang Pendapatnya. Tulisan berikutnya akan memberikan komentar lainnya, tolong do’a agar bisa segera terealisasi.

Thursday, December 22, 2011

UCAPAN SELAMAT HARI IBU

K35juk4n H4t1 K3t!k4 B3r4d4 D! D3k4t U



K4r3n4 53jut4 C!nt4 y4n9 t3l4h U b3r!kn k3P4d4 Qu



K3!khl45n c!nt4 d4r! h4t! y4n9 53l4lu U cur4HK4n



M3mubu4t Qu k49um 4k4n 5050K j4t! d!r!MU



U y4n9 m3n93n4lk4n Q c!nt4 N U pul4 y4n9 M3mb3r!k4n Q c!nt4.



c!nt4mu 4b4d!, c!nt4mu 53j4t!,T4np4 c!ntMU Q t4k b3r4rt! 4p42 D!mt4 Duni4



D3t!k n!, m3n!t n!, j4m n!, H4r! n!, Bul4N n!, N T3huN N! Untuk k353k!4n K4l!ny4 Q Y4k!nk4n N Q P45T!k4n D! d4l4m H4t!ku



B4Hw4





AKU CINTA KAMU





"I LOVE YOU FOREVER"





FROM: ME





TO: MY MOTHER







ORIGINAL POSTED : BY KIKI RIEL MAN OR MUHAMMAD WARMAN



Sunday, June 26, 2011

ISTIRAHAT CINTA

ISTIRAHAT CINTA

Aku sedang istirahat cinta
Karena aku baru kecewa
Tapi bukan berhenti cinta
Karena itu tak akan bisa

Istirahat cinta hanya untuk sementara
Sekedar untuk penyembuh luka
Istirahat cinta tak berarti kalah
Dan tak berarti juga ku menyerah

Karena ini bukan pilihan
Dan bukan juga jawaban
Tapi ini terpaksa aku lakukan
Untuk sebuah ketenangan

Kuharap ku punya perolehan
Dari sebuah perjalanan
Yaitu sebuah pelajaran
Untuk aku di masa depan

Thursday, April 14, 2011

TIPS BERHENTI MEROKOK

Created by: KIKI RIEL MAN

1. Niat dan Keyakinan yang Kuat
2. Motivator
• Motivator keluarga
• Motivator sahabat
• Lingkungan sekitar / tempat berkumpul selain sahabat dan keluarga
• Motivator hati
3. Cari Info Tentang Kebaikan dan Keburukan Rokok
4. Manajemen Keuangan
5. Mulai Memikirkan Rancangan Masa Depan
6. Melakukan Pendekatan Melalui Agama

Hahai hal ini lucu bagi para perokok aktif, mereka tertawa dengan maksud menyepelehkannya, karena hal ini gag mungkin menurut pendapatnya, tapi ada juga kok yang berpendapat may be yes may be no, dan ada juga yang yakin tak ada yang tak mungkin walaupun dia sendiri belum berhasil hahahaha….. Itulah beberapa pendapat-pendapat para perokok. Tapi semoga saja pendapat anda bukan termasuk pendapat pertama, karena, pendapat inilah yang mungkin bisa menyebabkan kita takkan bisa keluar dari jerat rokok. Bagaimana tidak kalau pertamanya saja kita tak yakin bahkan tak mempercayainya, padahal modal utama yang sangat penting adalah keyakinan yang kuat dari diri kita dan dibarangi juga dengan niat yang kuat dan kesungguhan dalam hati. Bukan hanya untuk rokok saja tapi untuk segala hal, bila sudah diawali dengan niat dan keyakinan yang kuat, maka, peluang keberhasilan itu akan menguat atau bisa dikatakan positif berhasil deh tapi, harus juga didukung dengan hal-hal yang berkaitan. Dan untuk rokok inilah hal-hal yang harus diperhatikan.

1. Niat dan Keyakinan yang Kuat
Seperti sudah dijelasin diatas, niat dan keyakinan adalah modal utama yang sangat penting, karena dari sinilah kita menujukan arah atau keputusan yang akan kita ambil, seperti dikatakan oleh kata bijak yang sangat terkenal “Barang Siapa Bersungguh-sungguh Pasti Akan Mendapat.

2. Motivator
Biasa disebut pendukung, pendorong, atau penyemangat sepert: keluarga, sahabat, lingkungan sekitar atau biasanya yang paling jitu itu motivator hati (pacar atau tambatan hatilah)
• Motivator keluarga: Keluarga adalah orang yang paling dekat dengan kita, secara, kitakan lahir, tumbuh dan berkembang oleh keluarga kita so motivator keluarga juga ikut berperan dalam kehidupan pribadi kita, karena yang membentuk kepribadian pertama itu adalah keluarga, dan merekalah yang paling sering berinteraksi dan saling memberikan pengaruh kepada kita.
• Motivator sahabat : selain keluarga sahabat juga ikut berperan dalam pembentukan pribadi kita, jadi jika mau mengganti kepribadian kita maka, kita tinggal pilih saja sahabat sesuai keinginan kepribadian yang kita mau, dan untuk sementara kita jaga jarak dulu dengan teman-teman yang tak bisa berhenti merokok jika kita memang kuat ingin berhenti merokok dan lebih mendekati dengan teman-teman yang tidak merokok. Tapi ada baiknya juga jika kita ajak juga teman kita yang perokok tadi agar kita punya teman yang seperjuangan, selain lebih enjoy dalam menjalaninya, kita juga tidak perlu jaga jarak dengan teman-teman kita tadi. Oya soal pertemanan ini saya ingat dengan kata bijak yang sangat terkenal “Kepribadian Seorang Itu Tergantung dengan Kepribadian Temannya, Jika Temannya Baik, Maka Seorang Itu Akan Baik Juga dan Sebaliknya.”
• Lingkungan sekitar / tempat berkumpul selain sahabat dan keluarga : agar tujuan kita untuk berhenti merokok berhasil maka, selain motivator keluarga dan sahabat,maka motivator lingkungan lainnya juga penting, maksudnya kita harus memilih tempat-tempat nongkrong, kumpul-kumpul, nyantai atau acara-acara dari teman, kalau kita ketahui bahwa tempat-tempat tadi akan ada pesta rokok maka sebaiknya kita jauhi aja, karena masih banyak tempat yang lain yang tak kalah serunya dan juga bebas rokok.
• Motivator hati : motivator ini bisa dinilai jitulah, yang namanya tambatan hati apa sih yang ngag , jangankan Cuma berhenti merokok nyawapun siap ditaruhin( hahahaha…. Gombal.com). tapi awas juga lo kalau salah pilih tambatan hati, Karena gag sedikit juhga loh cewek-cewek yang gag masalah sama rokok, bahkan yang senang dengan perokok juga banyak kok keliatan lebih jantan katanya hehehe,,,, nah dikarenakan tujuan kita untuk berhenti merokok maka gue saranin cari yang anti rokok aja dech coz banyak dan gag susah juga kok tergantung dari diri kitalah dalam usaha pencariannya .

3. Cari Info Tentang Kebaikan dan Keburukan Rokok
Hal ini agar kamu tahu konsekuensi terhadap hal yang kamu lakukan dan juga agar kamu bisa memutuskan hal itu bagus gag buat kamu, tapi rasanya mau cari dimanapun, kemanapun dan apapun, rasanya gag ada tuh kebaikannya, dan sudah jelas-jelas terterah pada semua rokok “ Merokok Dapat Menyebabkan Kanker, Serangan Jantung, Impotensi, Gangguan Kehamilan dan Janin. Dan pada semua merk rokok juga gag ada yang menuliskan kebaikannya, produsen rokok bukannya gag mau tapi memang gag ada. Kalau gag salah keputusan orang merokok itu agar bias dikatakan GAUL dan gag minder law kumpul ma teman yang laen, masak si teman-teman yang laen merokok kita gag, cemen banget sih jadi cowok, hahahaha,,,,,,,, itulah alasan-alasan yang terlintas dibenak pikiran kita. Tapi kalau lo masih mau berpikir seperti itu maka inilah yang bisa dikatakn ketinggalan jaman banget, pemikiran seperti itu sudah lama banget tercetus dan kayaknya uda gag pantas dech kalau mau dipakai zaman sekarang. Pemikiran yang pantas untuk zaman sekarang tu adalah GAUL DENGAN KREATIF YANG POSITIF, maksudnya disini adalah kita bisa menunjukkan hal yang berbeda denga teman kita, bias dalam bentuk yang berani, yang kalam atau hal- yang laen yang bisa membuat kamu itu jadi perhatian semua orang tapi, masih dalam lingkungan positif, gag perlu ngambil resiko yang bisa membahayakan badan kita, atau yang memberi pengaruh negative pada diri kita, hal ini seperti ini sudah gag jaman lagi malahan orang yang seperti ini banyak yang kurang disenangi oleh orang banyak, jalani hidup kamu itu dengan pendapat kamu, bukan pendapat orang, coz apapun konsekuensi dari al apapun yang kita ambil itu kita sendiri yang merasakannya, so pikirkan lagi pendapat kalian itu, masa depan kita masih panjang jangan rusak masa depan kita dengan keputusan yang salah pada masa mudah ini. Oya ada info sedikit buat modal kamu, yang berkenaan tentang bahaya rokok, saya pernah baca katanya antara rokok dan ganja itu lebih bahaya rokok, kamu cari aja di internet dan ini ada video sedikit tentang bahaya merokok http://www.youtube.com/watch?v=ZfqojfipwN0


4. Manajemen Keuangan
Kamu hitung lagi berapa banyak kamu keluarin duit kamu untuk rokok, jangan-jangan lebih banyak pengeluaran untuk rokok dari pada pengeluaran untuk kebutuhan sehari-hari. Itu yang terjadi pada masyarakat ekonomi kelas bawah, sungguh memprihatinkan jika kita mendengar ini, apalagi survey membuktikan bahwa pecandu rokok itu lebih banyak dari masyarakat ekonomi kelas bawah dari pada ekonomi kelas atas atau orang kaya, yang mungkin orang kaya itu sibuk dan mengerti akan kesehatan, dan untuk masyarakat kecil waktu luang banyak dan soal kesehatan masih kurang mengerti dan kurang peduli, itulah yang menjadi PR Pemeritah, mestinya yang harus dilakukan pemerintah adalah lebih gencar dalam mensosialisasikan tentang peduli kesehatan dan bahaya dari akibat merokok serta membuat aturan yang bisa membuat para produser rokok untuk lebih memikirkan kesehatan karena fakta membuktikan bahwa produk rokok kita tidak diterima di Negara Singapura, kalau gag salah Cuma satu produk rokok saja karena kandungan nicotine yang terdapat pada produk-produk rokok kita sudah diambang kewajaran dan karena itulah Negara Singapura sudah menyamakan produk rokok kita sebagai Narkoba.

5. Mulai Memikirkan Rancangan Masa Depan
Kita harus memikirkan masa depan kita yang kepinginnya ngabisin masa tua tu dengan nyantai dirumah berkumpul nikmatin hasil kerja keras dan jerih paya kita dimasa lalu, tapi law masa mudah kita aja uda jadi perokok aktif hal tadi gag akan lo rasain dech, syukur law nyampe dimasa tua hahahaha berdo’a aja dech semoga kita semua nyampai semua dimasa tua, hal mautkan siapa yang tahu, Cuma Yang Diatas Yang tahu (jangan ngeliat diatas genting atau keatas lo, itukan Cuma kata hiasan yang kamu semua pasti ngerti apa maksudnya hahahha), sambung yang tadi lagi kalau masa mudah kita sudah menjadi perokok aktif dan gag berhenti lagi, kayaknya nyantainya bukan lagi dirumah kita tapi di rumah sakit dan gag ada waktu kayaknya mau bercanda dengan keluarga kita, yang kita pikirkan hanya tentang kesembuhan badan kita, apalagi mau nikmatin hasil jerih paya kita dimasa mudah,, Emang masih ada??? Karena biasanya perokok aktif itu gag bisa mengatur pengeluarannya yang dipikirkan hanya rokok, terus ditambah lagi biaya rumah sakit,,, So hasil jerih paya kita tadi terbuang dengan sia-sia saja. Kamu semua pasti gag maukan seperti ini, maka dari itu pikirkan dari sekarang. Untuk para pemuda kalian mungkin gag pernah terpikir hal-hal yang aku sebutkan diatas Karena kalian merasa gag perlu memikirkannya karena belum ada tanggungan dan untuk membeli rokok itu bukan hal yang sulit, gag perlu banyak pertimbangan tapi, apakah kamu pernah memikirkan bahwa nantinya kamu akan menikah, membina sebuah keluarga dan akan mendapat pertangung jawaban anak dan istri, untuk semua kebutuhan dan keinginannya, maka dengan ini semua pengeluaran kamu akan bertambah, gag mungkin kan akan membujang terus coz hidup terasa gag ada tujuan dan kita juga tak bisa mengarahkan diri kita, bukan kah kita nantinya akan tua dan harus ada yang mengurus kita, saudara-saudara kita sudah sibuk dengan keluarganya masing-masing so, siapa lagi yang akan mengurs kita nanti kalau bukan anak atau istri kita???? Memang sih harga rokok itu ternilai tak seberapa tapi kalau sudah rutin setiap hari pembeliannya maka hal ini tidak bisa dikatakan tak seberapa lagi, belum lagi kebutuhan keluaga yang semakin hari semakin bertambah, kebutuhan anak juga yang semakin meningkat usianya maka semakin besar dan banyak keperluannya, tu semua adalah tanggung jawab pribadi kita semua, walaupun nantinya masih mempunyai orang tua tapi, malulah sudah menikah tapi masih saja bergantung kepada orang tua “Apa Kata Dunia??”. Dan belum lagi kita memikirkan tabungan untuk berjaga-jaga kalau ada masalah yang tak terduga, hal ini semua pasti dan musti akan terjadi pada diri kita semua, memang sih semua itu terlalu jauh pemikirannya untuk para pemuda, tapi hal ini semua harus dipikirkan dari dini agar kita bisa nikmatin masa depan sesuai keinginan kita. So lebih baik uang untuk rokok di tabung saja lumayanlah untuk tujuan masa depan.

6. Melakukan Pendekatan Melalui Agama
Kamu pasti sudah mendengar berita-berita bahwa MUI uda mengeluarkan fatwa haram merokok yang sebelumnya juga dikeluarkan oleh MUHAMMADIYAH. So buat apalgi dilakukan kalu uda tau haram?? Mungkin diantara kamu ada yang kurang mempercayai fatwa MUI, saya piker hal itu tidak beralasan karena, MUI tidak sembarangan dalam mengeluarkan fatwa, hal didiskusikan pada banyak ahli agama dengan berbagai cabang seperti: ahli fiqh, al qura’n, hadist, tafsir dan banyak lagi yang juga berasal dari turunan aturan yang terdapat didalam al qura’n dan al- hadist, yang mungkin kita orang awam kurang engerti hal ini jadi sudah semestinya kita menyerahkan urusan semua hal ini pada ahlinya dan ini sudah kewajiban MUI kita mau percaya atau tidak itu terserah kita individu pokoknya kewajiban MUI untuk menyampaikan sesuatu yang belum diketahi atau belum dimengerti orang itu sudah terlepas. Ok dech anggap saja diterima bahwa kurang setuju dengan fatwa ini karena alas an-alasan yang ada dipikrananda. Tapi rokok itu termasuk barang yang membahayakan jadi, hukumnya kalau tidak haram ya makruh. Nah kalian tau gag apa arti Makruh?? Makruh kalau dalam bahasa berarti hal yang dibenci oleh ALLAH dan kalau menurut istilah itu berarti kalau dilakukan tidak apa-apa dan kalau tidak dilakukan maka kita akan mendapat pahala, so mending kita tidak melakukannya kalau mau mendapat pahala dan kalau tidak mau dibenci ALLAH.

Pikirkan lagi tentang semua hal semua keputusan kita dalam melakukan tindakan atau pemakaian, pikirkan kesehatan kita sekarang dan nanti, pikirkan masa sekarang yang kita jalani dan masa depan yang akan kita tempuh, ketahui tentang semua konsekuensi setiap hal, jangan sampai penyesalan akan menghantui kita nantinya.
Tulisan ini mungkin gag lengkap dan banyak kekurangan dan kesalahan, saya selaku yangmenulis yang sama sperti semua yang hanya sebagai manusia biasa yang tidak luput dari kekhilafan, saya mohon ma’af dan jika ada kata yang kurang berkenan, kurang sopan, atau tidak pantas mohon di ma’afkan juga karena kesem[purnaan hanyalah milik ALLAH SWT….


RABU 16 APRIL 2011(ENTRI PERTAMA)

Monday, November 15, 2010

KISAH PERANTAU

KISAH PERANTAU

Bertahun - tahun sudah berpisah
Kini saatnya kita jumpa
Pulang karena untuk menikah
Sebuah tuntutan usia tua

Haru suka menjadi Satu
Saat tiba waktu yang ku tunggu
Perjumpaan yang selalu ku rindu
Berkumpul bersama seperti dulu

Tak terasa hari terlewati
Kini tiba masa yang ku benci
Berpisah dengannya lagi
Untuk memenuhi kewajiban diri

Masa indah berganti sepi
Hari2 snyi yang kan kulewati
Dengan tangis kau mengiringi
Sebuah kepergian diriku lagi

Terus sabar untuk menanti
Sebuah hari yang kita nanti
Kepulangan yang telah ku janji
Dan takkan berpisah lagi

Sunday, October 10, 2010

persentase islam di negara ekonomi islam

Di negara Inggris yang telah mencetuskan dirinya sebagai pusat kajian ekonomi islam dunia ternyata muslim disana sangatlah sedikit hanya sekitar 3%(1,8 juta jiwa)"1" saja dari seluruhnya karna di negara itu mayoritas penduduknya adalah kristen tapi dia sudah berani, mampu dan berhasil membuat sebuah institut kajian islam pusat dunia dan juga sudah mempublikasikannya kepada semua.
begitu juga dengan negara singapura yang juga sudah mencetuskan dirinya sebagai pusat kajian ekonomi islam pusat asia dengan penduduk muslim yang berjumlah 543.000(sekitar 23%) juga ikut andil dalam penelitian kajian ekonomi islam

lalu kemana negara kita yang penduduk islam nya terbnyak di dunia? padahal negara2 timur sudah banyak menawarkan indonesia untuk menjadi pusat kajian islam tapi katanya indonesia belum sanggup, law menurut saya kita sudah sanggup kok menjalankannya apalgi yang kurang? padahal dukungan sudah banyak dari negara2 timur?ayo tebak???????

kekurangan dari negara kita adalah mental, karena negara kita itu takut kalaw negara barat seperti amerika gag mau lagi bersahabat sama indonesia dan gag mau lagi membantu indonesia.. inilah indonesia, kalau terus begini kapan majunya indonesia. akan selamanya berada dibawah amerika

semoga dari inggris dan singapura tadi indonesia bisa malu dan mau mengambil keputusan untuk mau menjadi pusat kajian ekonomi islam...

oya sewdikit info juga law gag salah indonesia tu mempunyai universitas islam terbesar ke2 di dunia lo masa gag mampu ngembangin ke satu jurusan saja gag bisa,,, apa kata dunia?????// hehehe





DAFTAR PUSTAKA
1. http://www.hidayatullah.com/kolom/adian-husaini/11552-muslim-dan-kristen-di-inggris-1

PERINGKAT DAN PERSENTASE AGAMA ISLAM DI NEGARA SEDUNIA

persentase islam di dunia

Inilah daftar jumlah pemeluk agama islam di negara-negara dengan jumlah umat islam terbanyak di dunia, serta persentase umat islam di masing-masing negara tersebut dari seluruh jumlah penduduk di negara tersebut
.

01. Indonesia > 207,000,105 > 88.20%
02. Pakistan > 159,305,441 > 96.7%
03. India > 151,402,065 > 13.4%
04. Bangladesh > 129,987,365 > 86.4%
05. Egypt > 70,530,237 > 91%
06. Turkey > 68,963,953 > 99%
07. Nigeria > 64,385,994 > 50%
08. Iran > 64,089,571 > 98%
09. Ethiopia > 37,533,500 > 50%
10. Algeria > 32,999,883 > 99%
11. Morocco > 32,300,410 >99%
12. Afghanistan > 31,571,023 > 99%
13. Saudi Arabia > 26,417,599 > 100%
14. Sudan > 26,121,865 > 65%
15. Iraq > 25,292,658 > 97%
16. Uzbekistan > 23,897,563 > 89%
17. Russia > 21,513,046 > 15%
18. Yemen > 20,519,792 > 99%
19. China > 19,594,707 > 1.5%
20. Syria > 16,234,901 > 88%
21. Malaysia > 14,467,694 > 60.4%
22. Tanzania > 12,868,224 > 35%
23. Mali > 11,062,376 > 90%
24. Niger > 10,499,343 > 90%
25. Senegal > 10,459,222 > 94%
26. Tunisia > 9,974,201 > 99%
27. Somalia > 8,548,670 > 100%
28. Guinea > 8,047,686 > 85%
29. Azerbaijan > 7,584,311 > 93.4%
30. Burkina Faso > 7,449,626 > 52%
31. Kazakhstan > 7,137,346 > 47%
32. Tajikistan > 6,805,330 > 95%
33. Côte d’Ivoire > 6,677,043 > 38.6%
34. Congo (Kinshasa) > 6,008,500 > 10%
35. Libya > 5,592,596 > 97%
36. Jordan > 5,471,745 > 95%
37. Chad > 5,306,266 > 54%
38. United States > 4,558,068 > 1.5%
39. Turkmenistan > 4,407,352 > 89%
40. Philippines > 4,392,87 > 35%
41. France > 4,214,790 > 6.9%
42. Kyrgyzstan > 4,117,024 > 80%
43. Uganda > 4,090,422 > 15%
44. Mozambique > 3,881,340 > 20%
45. Sierra Leone > 3,610,585 > 60%
46. Ghana > 3,364,776 > 16%
47. Cameroon > 3,276,001 > 20%
48. Thailand > 3,272,21 > 85%
50. Mauritania > 3,083,772 > 99.9%
51. Germany v 3,049,96 > 13.7%
51. Oman > 2,971,567 > 99%
53. Albania > 2,508,277 > 70%
54. Malawi > 2,431,784 > 20%
55. Kenya > 2,368,07 > 17%
56. Eritrea > 2,280,799 > 50%
57. Serbia and Montenegro > 2,274,126 > 21%
58. Lebanon > 2,257,351 > 59%
59. Kuwait > 1,985,300 > 85%
60. United Arab Emirates > 1,948,041 > 76%

Tternyata India yang merupakan negara hindu merupakan negara dengan jumlah umat islam terbesar di dunia setelah indonesia dan pakistan. tp tetap di India muslim itu termasuk minoritas…kita yg mayoritas harus memberikan contoh yg baik utk umat beragama yg lain


ngambil dari sebuah situs yang lupa alamatnya coz setelah ngopi langsung mati lampu n yang ini langsungf tersimpan di draft, maafkan saja ya yang merasa ini adalah berita kepunyaannya